Home / Sports / Basket / Trans Media Jadi Jawara SMLBT 2018

Trans Media Jadi Jawara SMLBT 2018

Trans Media Jadi Jawara SMLBT 2018

TANGERANG – Team basket Trans Alat pada akhirnya mencapai titel juara Cahaya Mas Land Basketball Tournament (SMLBT) 2018. Scuad bimbingan pelatih Ismael ini tundukkan team debutan Go-Jek 56-31 di lapangan The Breeze Ajang, BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, Minggu (11/11/2018) kemarin. Trans Alat membawa pulang hadiah penting Rp. 15 juta serta piala bergilir SMLBT.

“Kunci kemenangan kami ialah di rebound, manfaatkan tinggi tubuh anak-anak, hingga lawan susah ambil bola,” tutur Ismael memberi komentar sukses beberapa asuhannya. Ia memberikan, team ke-2 yang di turunkan pada kuarter ke-3 malah memberi menambahkan score buat Trans Alat.

Lebih jauh Ismael menjelaskan, pihaknya begitu mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi basket yang diselenggarakan Cahaya Mas Land serta Jusraga. Dengan kompetisi semacam ini diinginkan dapat meningkatkan erat pertemanan serta tingkatkan kapasitas dari rekanan satu team, ataupun dengan team yang lain.

Perihal seirama ikut dikatakan pelatih Go-Jek, Gabriel Sitaniapessy yang begitu berkesan dengan gelaran ini. Menurut dia, menjadi team debutan begitu butuh kompetisi seperti SMLBT menjadi fasilitas latih-tanding buat beberapa asuhannya. “Kami animo sekali kompetisi semacam ini dapat diselenggarakan tiap-tiap tahun. Kami menjadi team yang baru tercipta dapat rasakan langsung situasi laga seperti yang telah kami lakoni,” kata Gabriel.

Ahmad Soemawisastra tetap Head of Alat Relations & Internal Communications Cahaya Mas Land menjelaskan, pihaknya begitu senang dengan acara Cahaya Mas Land yang berjalan sukses serta tiada kendala bermakna.

Kemenangan team Trans Alat menjadi juara baru tunjukkan kualitas peserta makin baik serta diinginkan peserta yang lain yang belumlah juara supaya lebih baik kembali persiapannya untuk mencapai sukses di gelaran SMLBT selanjutnya.

“Beberapa peserta makin serius serta kualitas kompetisi bertambah. Kemampuan team mulai rata. Semoga dapat lebih ditingkat dari jumlahnya peserta serta jumlahnya pesertanya,” tutur Ahmad.

Selain itu team basket Kompas Gramedia pada akhirnya menempati rangking ke-3 sesudah hentikan perlawanan seru team Dimension Data Indonesia dengan score 47-43. Skema permainan Kompas Gramedia menyusul hadirnya begitu pelatih, Abrizalt Hasiholan.

“Anak-anak seperti mesin diesel, lamban panas. Tetapi sesudah dirubah defense 3-4 serta mengawasi beberapa pemain wing lawan agar tidak nembak, baru mereka bermain bertambah cepat,” tutur Abrizalt selesai laga.Pelatih yang akrab dipanggil Jali ini mengaku, waktu di semi final menantang Trans Alat, beberapa asuhannya lebih tegang dalam bermain serta tidak ada yang mengendalikan strateginya. Keadaan itu membuat Kompas Gramedia tidak berhasil merampas tempat di set final. Menurut Jali, kunci kemenangan Kompas Gramedia lakukan serangan yang maksimal dengan berkelanjutan serta melakukan perbaikan kekeliruan yang ada.

Post By : Jagobola.com

About jagoanbola

Check Also

Tinggalkan Tim Davis Prancis, Mauresmo Pilih Latih Lucas Pouille

Tinggalkan Tim Davis Prancis, Mauresmo Pilih Latih Lucas Pouille PARIS РBekas petenis putri nomer satu ...