Home / Sports / Tampil di Shenzhen Akhir Desember, Sharapova Tekad Bangkit

Tampil di Shenzhen Akhir Desember, Sharapova Tekad Bangkit

Tampil di Shenzhen Akhir Desember, Sharapova Tekad Bangkit

SHENZEN – Perform jelek yang dihadapi Maria Sharapova selama WTA Tur 2018 tidak membuat putus harapan. Petenis cantik asal Rusia ini ingin membenahi lagi prestasinya yang sudah sempat amburadul. Sharapova ingin bangun berusaha waktu tampil di Kompetisi Shenzhen Terbuka yang diawali 29 Desember 2018 sampai 5 Januari 2019.

Petenis yang sudah kantongi lima titel grand slam ini memang ada dalam keadaan yang kurang menguntungkan. Semenjak kembali mengayun raket pada April 2017, sesudah diberi hukuman saat 15 bulan karena masalah doping, Sharapova cuma dapat membuahkan satu titel juara di Tianjin Terbuka, Oktober 2017.

Akan tetapi, Sharapova diyakinkan alami kesusahan bila ingin merampas titel juara di kompetisi itu. Masalahnya ia akan memperoleh kompetitor dari juara Prancis Terbuka 2017 Jelena Ostapenko serta bekas petenis rangking 4 dunia Caroline Garcia yang disebut beberapa bintang tenis yang akan bersaing di Shenzhen Longgang Sports Center, China.

“Daftar beberapa petenis yang akan bersaing di kompetisi kesempatan ini akan diumumkan dengan sah, tapi ini adalah kesempatan buat beberapa pengagum Shenzhen Open untuk tahu jika kami menantikan minggu yang begitu menyenangkan di Shenzhen Longgang Sports Center,” papar Direktur Kompetisi Shenzhen Open Luiz Carvalho, dikutip wtatennis.

Kompetisi ini memang dipandang cukuplah berkualitas buat beberapa petenis dunia. Sebab, ini adalah agenda pertama WTA Tur di tiap-tiap musim. Dapat dibuktikan, ada banyak nama hebat yang sempat jadi juara di Shenzhen, salah satunya Li Na (2x), Simona Halep (2x), Agnieszka Radwanska, serta Katerina Siniakova.

Tidak hanya akan di ramaikan namanama besar dunia tenis putri, tuan-rumah ikut mempunyai andalan yang akan di turunkan seperti Wang Xinyu serta Wang Xiyu. Kedua-duanya diinginkan dapat mengharumkan China dalam dunia tenis serta diinginkan dapat mengulang-ulang keberhasilan yang dicapai Li Na saat jadi juara pada 2013 serta 2014. Tidak cuma itu, kedua-duanya menuliskan prestasi yang mengagumkan saat mengaku titel Wimbledon nomer ganda kelompok junior menjadi team.

Sesaat Wang Xiyu bahkan juga memenangi titel nomer tunggal kelompok junior di Amerika Serikat Terbuka 2018 serta jadi petenis pertama dari negaranya yang mengaku kemenangan itu. Ketua Asosiasi Tenis China Liu Wenbin mengatakan,

“Setiap musim, Shenzhen Terbuka berkembang serta masih tetap jadi pemberhentian yang menyenangkan buat beberapa petenis dan jadi sisi begitu penting dari perubahan tenis China. Dari edisi pertama yang dimenangkan Li Na, beberapa pengagum begitu nikmati saat melihat beberapa petenis putri yang luar sering muncul,” kata Wenbin.

Pada musim 2018, Halep sukses jadi juara di Shenzhen sesudah menaklukkan Siniakova dengan tiga set 6-1, 2-6, 6-0. Akan tetapi, ke-2 finalis itu diyakinkan mangkir sebab masih tetap cedera.

Post By : Jagobola.com

About jagoanbola

Check Also

Arti Kegagalan Versi Maverick Vinales

Arti Kegagalan Versi Maverick Vinales MADRID – Perjalanan karir Maverick Vinales di arena balap MotoGP ...