Home / Sports / Naomi Osaka Rajut Mimpi Menjadi Nomor Satu Dunia

Naomi Osaka Rajut Mimpi Menjadi Nomor Satu Dunia

Naomi Osaka Rajut Mimpi Menjadi Nomor Satu Dunia

NEW YORK – Kerasnya perjalanan hidup kadang membuat seorang jadi lebih kuat seperti Naomi Osaka. Karir gemilangnya dalam dunia tenis selama ini tidak lepas dari pengorbanan, usaha keras, serta air mata. Waktu lantas Naomi memang berkelok. Lahir di Chuo-ku, Osaka, Jepang, 20 tahun lantas, darah kombinasi mengalir dalam dianya. Sang bapak, Leonard Francois, datang dari Haiti serta ibunya, Tamaki Osaka, asli Jepang.

Akan tetapi, perkawinan dua orangtua rupanya memperoleh pertentangan dari kakeknya. Dia begitu geram karena Tamaki terkait dengan Francois yang notabene berkulit hitam. Hal tersebut ikut berefek pada kehidupan Naomi serta kakak perempuannya, Mari. Seperti didapati di Jepang, anak yang lahir dengan darah kombinasi (birasial) dimaksud Hafu.

Mereka dilaporkan sering memperoleh perlakuan kurang menyenangkan, bahkan juga ejekan karena tampak berlainan. Kondisi kurang aman membuat Tamaki serta Francois akan memutus untuk membawa Naomi yang waktu itu berumur tiga tahun geser ke Florida, Amerika Serikat (AS). Jalinan Naomi dengan keluarganya di Jepang bahkan juga sudah sempat terputus saat 10 tahun.

Di AS, talenta besar Naomi menjadi petenis tampak. Mengerti hal tersebut, Francois memasukkan ke club tenis di Florida, Harold Solomon Institute. Disana potensi Naomi makin berkembang sampai jadi petenis profesional pada September 2013. Walau mempunyai dua kewarganegaraan, AS serta Jepang, Francois masih mendaftarkannya ke asosiasi tenis Jepang (JTA).

Support penuh keluarga membuat karir Naomi dalam dunia tenis melejit. Puncaknya, dia sukses memenangkan AS Terbuka dengan menaklukkan petenis papan atas, Serena Williams, dua set 6-2, 6-4. Naomi mencatatkan histori menjadi petenis Jepang pertama yang berjaya di AS Terbuka. Posisinya juga melonjak.

Naomi yang sebelumnya ada di tempat ke-19 sekarang naik ke rangking ke-7 daftar WTA. Naomi yang tidak fasih berba hasa Jepang itu mengutarakan dia sudah sempat alami sakit serta tidak enak makan mendekati final AS Terbuka. Akan tetapi, karena support kakaknya, Mari, Naomi jadi yakin diri sampai sukses memenangi laga. Menurut dia, dapat memenangkan AS Terbuka serta bertemu dengan Serena adalah mimpi sebagai riil.

Maklum, Serena adalah petenis pujaannya semenjak kecil. “Ini adalah mimpi saya dapat bertemu dengan Serena di AS Terbuka. Saya terasa bangga karena semua dapat terwujud. Ini berasa begitu hilang ingatan. Tumbuh serta melihat figur yang Anda idolakan. Anda tetap berfikir dapat ada di tempat mereka. Sekarang saya betul-betul merasakan,”ungkap Naomi, dikutip BBC.

Prestasi cemerlang yang ditorehkan Naomi membuat seantero Jepang larut dalam keceriaan. Perdana Menteri Shinzo Abe mengutarakan kebanggaannya di account twitter kepunyaannya.

Dia menyampaikan, Naomi jadi dorongan ide pada negara. Nama Naomi juga menghiasi halaman depan media massa terkenal Jepang, diantaranya The Yomiuri yang mengatakan menjadi “New Heroine“. Debut fantastis Naomi dalam dunia tenis internasional ikut melelehkan hati keluarganya di Osaka.

Sang kakek yang dahulu berseberangan sekarang berbalik rasakan kebanggaan mengagumkan serta bersukur atas apakah yang ditorehkan Naomi. “Saat dia (Naomi) memenangi AS Terbuka, saya serta istri saya bersukacita bersamanya. Saya begitu suka serta menangis. Saya mengharap dia masih sehat serta meneruskan tugasnya dengan baik. Saya juga mengharap Naomi menang di Olim piade 2020,” papar sang kakek, dikutip NHK .

Harapan besar ikut dilemparkan bekas petenis Jepang, Kimiko Date. Dia menilainya Naomi sudah tunjukkan perform mengagumkan di AS Terbuka. Dengan umur yang masih tetap begitu muda serta kekuatan besar, Date optimis Naomi dapat jadi petenis terunggul dunia di hari esok seandainya mengawasi ketekunan tampilan.

“Untuk masih tenang semacam itu, diawali dari waktu mengambil langkah sampai akhir laga jelas membuka suatu yang gampang mengingat itu ialah final AS Terbuka. Bila dia dapat meningkatkan potensi seperti yang dikerjakannya dalam dua minggu paling akhir, saya fikir Naomi dapat jadi petenis nomer satu dunia yang datang dari Jepang,”pujinya.

Date melawan Naomi untuk meneruskan karir gemilangnya. Dia menilainya juniornya itu dapat ikuti jejak petenis legendaris asal China, Li Na, yang sukses memenangkan Grand Slam 2x yaitu Prancis Terbuka (2011) serta Australia Terbuka (2014).

“Sampai sekarang ini, cuma Li Na petenis Asia yang mempunyai fisik yang dapat menangani kemampuan petenis-petenis top dunia. Anda dapat lihat, Serena pasti begitu waspada kemampuan Osaka,” terangnya.

Beberapa keinginan tinggi dari semua pihak jelas mesti jadikan motivasi besar Naomi. Kesempatannya memperoleh support animo semakin besar terpenting dari negaranya, Jepang, kelihatannya akan terwujud. Naomi akan bertolak ke Jepang untuk ikuti Pan Pacific Open yang berjalan 17 September yang akan datang. Namanya pasti makin harum jika dapat mencapai titel selanjutnya di kandang sendiri.

 Post By : Jagobola.com

About jagoanbola

Check Also

Tunggal Putra Tamat di Denmark Terbuka 2018

Tunggal Putra Tamat di Denmark Terbuka 2018 ODENSE – Tunggal putra belumlah sukses mencapai hasil ...