Home / Sports / F1 / Keke Rosberg, Ayah yang Tak Pernah Datang Lagi Menemani

Keke Rosberg, Ayah yang Tak Pernah Datang Lagi Menemani

Keke Rosberg, Ayah yang Tak Pernah Datang Lagi Menemani

Keke Rosberg, Ayah yang Tak Pernah Datang Lagi Menemani

ADA satu sosok yang benar-benar berarti bagi Nico Rosberg saat dinobatkan sebagai juara dunia Formula 1 musim 2016 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Sosok itu tidak lain adalah Keke Rosberg, ayah Nico Rosberg dan pembalap legendaris Formula 1. Kehadiran Keke begitu berarti bagi Nico karena memang ada cerita khusus di baliknya. Sedari kecil, Keke memang sangat mendukung keinginan Nico untuk balapan mobil.

Bahkan, ketika Nico remaja yang sangat pintar di dunia teknik memutuskan menolak beasiswa dari Imperial College, Keke tidak pernah menunjukkan muka sesal kepada anaknya itu. Bahkan, dia menjadi orang yang sangat dekat mendampingi Nico meniti karier balap dari bawah. Namun, setelah Nico berhasil masuk dunia balap Formula 1, Keke tidak pernah sekali pun datang menemani anak kesayangannya itu.

Tidak hanya itu, Keke juga menjaga jarak dengan Formula 1. Dia tidak pernah mau berkomunikasi dengan petinggipetinggi Formula 1 dan enggan melayani permintaan wawancara wartawan Formula 1. “Dia mulai pernah datang menemani saya sejak saya masuk Formula 1. Dia ingin saya belajar dari kesalahan yang saya lakukan, bukan dari apa yang dia ingin katakan,” ucap Nico.

Nico malah bercerita bahwa ayahnya tidak pernah sekalipun menjawab pesan pendek yang dia kirimkan mengenai apa yang harus dia lakukan untuk menjadi juara. “Tidak satu pun terjawab,” katanya tertawa.

Bagi Nico, apa yang dilakukan Keke merupakan cara agar dia bisa fokus mengembangkan kemampuannya. Dia sama sekali tidak ingin menunjukkan apa yang Keke lakukan karena pernah menjadi juara dunia Formula 1 pada musim 1982.

Lagi pula, saat ini Formula 1 terus berkembang pesat dengan kehadiran teknologi canggih. Hal inilah yang sangat berbeda dengan balap Formula 1 yang dijalani Keke. “Sekarang teknologi begitu canggih. Mobil begitu reliable . Hanya, yang tidak pernah berubah adalah bagaimana cara pembalap itu mempersiapkan dirinya,” kata Keke. Di Sirkuit Yas Marina, Keke akhirnya buka suara tentang keberhasilan Nico.

“Dia lebih tahu apa yang saya rasakan. Formula 1 adalah olahraga di keluarga kami,” katanya ketika ditanya apakah dia bangga dengan pencapaian Nico. Begitu juga ketika ditanya mana yang lebih berharga antara gelar juara dia dan Nico, Keke menjawab singkat, “Sekarang semuanya tentang Nico, bukan saya,” pungkasnya.

Post By : Jagobola.com

About jagoanbola

Check Also

Terlibat Tawuran di Piala Dunia Basket, Australia dan Filipina Dihukum

Terlibat Tawuran di Piala Dunia Basket, Australia dan Filipina Dihukum MANILA – Federasi Basket Internasional ...