Home / Sports / Badminton / Anthony Tambah Jatah Tunggal Putra di Babak Kedua

Anthony Tambah Jatah Tunggal Putra di Babak Kedua

Anthony Tambah Jatah Tunggal Putra di Babak Kedua

JAKARTA – Anthony Sinisuka Ginting lolos ke babak 16 besar setelah mengalahkan wakil Belanda, Mark Caljouw dengan dua game langsung 21-9, 21-17 pada laga perdana Indonesia Open 2018 di Istora Senayan, Rabu (4/7/2018). Pebulu tangkis kelahiran Cimahi, 20 Oktober 1996 itu tinggal menunggu lawan selanjutnya antara Kidambi Srikanth atau Kento Momota di babak kedua.

Berbicara pengalaman dan rekor pertemuan, Momota di atas kertas lebih diunggulkan ketimbang pemain India. Total, pebulu tangkis Jepang telah membukukan enam kemenangan dan tiga kekalahan selama berhadapan dengan Srikanth.

Kendati demikian, Anthony tidak terlalu memusingkan statistik Momota. Menurutnya, dalam pertandingan apapun masih bisa terjadi dan jika Anthony benar-benar dipertemukan dengan pemain Jepang. Satu hal yang perlu dijaga adalah fokusnya.

“Kami akan mengevaluasi permainan kalau bertemu Momota lagi. Kemarin saat di Malaysia pertandingan ketat. Sekarang lebih jaga fokus saja biar tidak kecolongan,” tutur Anthony, pasca pertandingan.

Anthony merupakan pemain tunggal putra kedua Indonesia yang lolos ke babak kedua. Sebelumnya Tommy Sugiarto memastikan tempat ke babak selanjutnya usai mengalahkan Khosit Phetpradab dengan pertarungan sengit rubber game 20-22, 21-10, 21-16.

Sebenarnya tunggal putra bisa menurunkan tiga wakilnya sekaligus di babak kedua. Hanya saja, Jonatan Christie gugur usai ditumbangkan Viktor Axelsen.

“Jonatan kurang beruntung langsung bertemu Axelsen, kalau tidak pasti kansnya lebih besar masuk babak kedua. Saya tidak menganggap ada tekanan kalau sekarang tinggal berdua. Saya mau mengulangi kemenangan seperti di Indonesia Masters,” jelas Anthony.

 Post By : Jagobola.com

About jagoanbola

Check Also

Verstappen Dihukum Usai Ribut dengan Esteban Ocon

Verstappen Dihukum Usai Ribut dengan Esteban Ocon SAO PAULO – Federasi Balap Internasional (FIA) menghukum Max ...