Home / Sports / Badminton / Akui Hasil Sip Jepang di Kejuaraan Dunia, Susy Cari Solusi untuk Indonesia

Akui Hasil Sip Jepang di Kejuaraan Dunia, Susy Cari Solusi untuk Indonesia

Akui Hasil Sip Jepang di Kejuaraan Dunia, Susy Cari Solusi untuk Indonesia

Jakarta – Indonesia kalah telak di tangan Jepang dengan score 0-7 di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2018. Susy Susanti akan selekasnya mencari jalan keluar untuk membenahinya.

Kejuaraan Dunia Bulutangkis berjalan 30 Juli sampai 5 Agustus di Nanjing, China. Jepang serta China saling kantongi dua titel. Sesaat, satu titel juara diambil Spanyol melalui Carolina Marin (tunggal putri).

Alih-alih menjaga titel juara, Indonesia tidak berhasil tempatkan wakil ke set final. hasil terunggul diperlihatkan ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, dengan mencapai medali perunggu.

Menilik laju pemain Indonesia di Nanjing itu, tujuh wakil Indonesia dihentikan pemain Jepang. Diakhir kompetisi, Jepang mencapai dua titel juara, dari bidang tunggal putra, Kento Momota, serta Mayu Matsutomo/Wakana (ganda putri).

Kepala Bagian Pembinaan Prestasi PBSI, Susy Susanti, mengaku kedahsyatan Jepang. Dia katakan Jepang mencapai sukses itu sesudah lewat proses pembinaan kira-kira 50 tahun.

” Kalaupun lihat prestasi Jepang memang lumayan bagus walau tidak tiap-tiap kejuaraan mereka menguasai. Tetapi, minimum dari stabilitas mereka lumayan, ” kata Susy saat dihubungi pewarta Senin (6/8/2018).

” Tetapi tiap-tiap laga itu kan suasananya beda. Dimana tempo hari Indonesia Open 2018, China benar-benar tidak bisa apakah, disini (Kejuaraan Dunia) mereka menguasai. Penduduk juga maunya menang-menang tetapi kan banyak laga, perform atlet pasti ada juga naik turunnya. Nah, ini yang memang seharusnya kami perhatikan juga, ” dia memberikan.

” Utamanya kami mencari jalan keluar lah. Kami harus juga lihat potensi kami seperti apakah. Utamanya kami usaha keras karena menjadi juara tidak dapat seperti sim salabim. Jepang juga menjadi juara mesti menanti 50 tahun dahulu. Semua ada hasilnya, ” dia menuturkan.

” Serta banyak aspek lah. Satu memang karena pertarungan rata, sesuai kenyataan saja. Siapa yang berani katakan negara A dapat dominasi lima bidang, siapa yang berani? Kami juga tidak dapat asal ngomong. Kami beri bukti bukan janji, sesuai kenyataan saja pertarungan sekarang ini memang rata. Kami juga tidak malu mengaku di sejumlah bidang kami memang ketinggalan serta perlu lathan. Tetapi itu mustahil instant, ” tutur dia.

Post By : Jagobola.com

About jagoanbola

Check Also

Tampil sebagai Tunggal Kedua Kurangi Beban Fitriani

Tampil sebagai Tunggal Kedua Kurangi Beban Fitriani JAKARTA – Team bulu tangkis putri Indonesia meluncur ...