Home / News / Ekonomi / Rupiah Sesi Sore Berbalik Pulih Iringi Kejatuhan USD

Rupiah Sesi Sore Berbalik Pulih Iringi Kejatuhan USD

Rupiah Sesi Sore Berbalik Pulih Iringi Kejatuhan USD

 
JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan sore, Jumat (6/7/2018) ditutup berbalik menguat, meski tidak terlalu besar. Pergerakan rupiah yang mencoba pulih mengiringi kejatuhan dolar yang terseret pemberlakuan tarif impor tinggi Amerika Serikat terhadap China.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah berakhir menanjak pada level Rp14.365/USD atau sedikit membaik dibanding penutupan sebelumnya Rp14.380/USD. Rupiah sepanjang hari ini bergerak pada level Rp14.353 hingga Rp14.417/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah masih berada pada jalur pelemahan di level Rp14.409/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah terperosok semakin dalam dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp14.387/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters hari ini, tarif tinggi AS atas impor China mulai berlaku, tetapi reaksi yang diredam di pasar mata uang menunjukkan eskalasi sebagian besar. Investor juga memfokuskan pada laporan sektor ketenagakerjaan AS yang akan dirilis hari ini.

Indeks dolar terhadap enam mata uang utama lainnya tercatat merosot ke level 94,317 setelah tergelincir di posisi 94,177 atau terendah sejak 26 Juni di hari sebelumnya. Sedangkan euro menanjak naik menjadi 1,1727 terhadap USD untuk menyentuh posisi terkuat sejak 26 Juni.

Kenaikan juga terlihat pada dolar Australia, dengan kenaikan sebesar 0,1% menjadi 0,7405 saat melawam USD, posisi tersebut menunjukkan pasar kawasan itu menanggapi kebijakan tarif dengan tenang. Terhadap mata uang safe haven Yen Jepang, dolar merosot turun 0,1% menjadi 110,560 yen dan Yuan China tetap melemah terhadap dolar.

Post By : Jagobola.com

About jagoanbola

Check Also

Sandiaga Uno Belum Pasti Hadiri Reuni Akbar 212

Sandiaga Uno Belum Pasti Hadiri Reuni Akbar 212 TEMANGGUNG – Calon Wakil Presiden nomer urut ...