Home / News / Ekonomi / Rupiah Menguat Seiring Merosotnya USD Jelang Pembicaraan AS-China

Rupiah Menguat Seiring Merosotnya USD Jelang Pembicaraan AS-China

Rupiah Menguat Seiring Merosotnya USD Jelang Pembicaraan AS-China

JAKARTA – Nilai ganti rupiah pada dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan di indeks Bloomberg, Senin (20/8/2018) menguat 5 point atau 0,03% ke level Rp14.588 per USD, di banding penutupan Kamis (16/8) di level Rp14.593 per USD.

Sesaat di data Yahoo Finance, mata uang NKRI pada Senin awal perdagangan ini, di buka melompat 21 point atau 0,14% jadi Rp14.582 per USD, berbanding penutupan minggu tempo hari di Rp14.603 per USD.

Kurs rujukan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah pada Senin (20/8) ada di level Rp14.578 per USD, terapresiasi 41 point dari tempat Rp14.619 per USD pada Kamis minggu melalui.

Berototnya rupiah manfaatkan berkurangnya USD karena investor lihat perbincangan perdagangan AS-China. Dolar AS turun pada Senin ini, karena keinginan investor untuk mata uang safe haven surut karena ketegangan perdagangan AS serta China mulai mereda, bersamaan gagasan pertemuan Presiden AS Donald Trump serta Pemimpin China Xi Jinping pada November yang akan datang.

Mencuplik Reuters, Senin (20/8), indeks USD pada enam mata uang utama menjadi 96,126 sesudah kehilangan 0,55% pada perdagangan Jumat tempo hari. Hasil ini membuat euro naik 0,55% jadi USD1,1436 serta yuan China lebih baik jadi 6,8367 yuan per USD, sesudah Rabu minggu lantas ada di 6,9585 yang disebut level paling rendah 19 bulan.

Meningkatnya ketegangan perdagangan pada Amerika Serikat serta partner dagangnya, di samping merosotnya lira Turki, sudah mengakibatkan kerugian besar pada mata uang beberapa negara berkembang. Strain ini menggerakkan indeks USD ke 96,984 di hari Rabu lantas, paling tinggi semenjak Juni 2017.

Akan tetapi, penguatan USD berhenti mendekati perbincangan perdagangan tingkat rendah pada petinggi China serta AS di Washington yang dijadwalkan pada Selasa serta Rabu minggu ini. “Perundingan AS-China akan tidak ada diantara petinggi tingkat tinggi serta karenanya mustahil untuk membuahkan hasil selekasnya. Akan tetapi, pasar mengharap jika perbincangan buka jalan untuk negosiasi pada tingkat yang tambah tinggi,” kata Yukio Ishizuki, pakar taktik mata uang senior di Daiwa Securities.

 Post By : Jagobola.com

About jagoanbola

Check Also

Duduk di Motor, Bocah 10 Tahun Terluka Ditabrak Hummer

Duduk di Motor, Bocah 10 Tahun Terluka Ditabrak Hummer JAKARTA – Seseorang bocah lelaki bernama ...