Home / News / Kesehatan / Ragam ‘Mimpi Buruk’ Akibat Kurang Tidur

Ragam ‘Mimpi Buruk’ Akibat Kurang Tidur

Ragam ‘Mimpi Buruk’ Akibat Kurang Tidur

Ragam 'Mimpi Buruk' Akibat Kurang Tidur

Tidur adalah jawaban paling tepat bagi lelah usai bekerja seharian di kantor dan perjalanan yang penuh dengan kemacetan di Jakarta dan sekitarnya.

Aktivitas ini berguna untuk mengembalikan energi yang hilang, menghilangkan lelah, dan diketahui memiliki beragam manfaat lain untuk kesehatan.

Sekitar 67 persen orang dewasa masih beranggapan bahwa tidur itu penting bagi kesehatan. Hanya saja hal ini berbanding terbalik dengan adanya fakta bahwa ternyata banyak orang yang sulit tidur dan kurang tidur.

Namun, survei yang dilakukan pada Februari 2018 lalu oleh Garris Poll dan Philips di 13 negara menyatakan hanya 29 persen orang yang merasa bersalah jika tidak menjaga kualitas tidurnya. Angka tersebut lebih rendah dibanding dengan orang yang lebih memprioritaskan untuk berolahraga atau menjaga pola makan.

Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak orang yang belum sadar mengenai pentingnya tidur bagi kesehatan.

“Tidur adalah landasan gaya hidup sehat. Seberapa baik dan berapa lama kita tidur setiap malamnya adalah variabel paling penting yang mempengaruhi perasaan kita berikutnya,” kata dr. David White, Chief Medical Officer, Philips Sleep & Respiratory Care dalam pernyataan yang diterima CNNIndonesia.com.

David mengatakan tidur malam yang tidak berkualitas akan berdampak ketika terbangun pada pagi hari. Menurut survei, 46 persen orang akan merasa lelah, 41 persen akan murung dan lebih cepat marah, 39 tidak termotivasi dan 39 persen orang akan mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi.

“Jadi, tidur yang tidak memadai bisa berdampak langsung pada kesehatan kita, tidak seperti olahraga atau diet. Survei ini menunjukkan bahwa walaupaun mengetahui bahwa tidur itu penting untuk kesehatan secara keseluruhan, banyak orang masih belum memprioritaskan ketimbang berolahraga atau mengonsumsi makanan sehat,” katanya.

“Semakin kita mengerti bagaimana dampak tidur pada segala hal yang kita lakukan, semakin baik kita menyesuaikan gaya hidup kita dan menemukan solusi yang membantu kita tidur dengan lebih baik.”

Akibat Kurang Tidur

Beberapa masalah kesehatan lain yang kerap menghantui orang yang kurang tidur adalah sleep apnea, restless legs syndrome, dan narkolepsi.

Survei tersebut menyebutkan bahwa sekitar 100 juta orang dewasa di seluruh dunia diperkirakan menderita sleep apnea. Sleep anea merupakan gangguan tidur yang sering dialami. Sleep anea terjadi saat penapasan berhenti saat tidur dan membuat kita terbangun mendadak.

Hal ini akan menyebabkan tubuh merasa lelah, mudah tersinggung dan merasa tertekan. Hal ini juga dapat menurukankan tingkat produktivitas.

Dilansir dari laman Helpguide, sleep apnea merupakan gangguan tidur yang serius dan berpotensi mengancam jiwa.

Selain itu gangguan kesehatan juga disebabkan oleh Restless Legs Syndrome (RLS). RLS merupakan suatu kondisi dimana merasa tidak nyaman pada bagian kaki sehingga mendorong kita untuk menggerakkan kaki. Biasanya ini terhadi pada malam hari saat tidur. Hal ini akan menyebabkan orang mengantuk di siang hari.

Nerkolepsi juga merupakan salah satu gangguan tidur yang akan menyebabkan rasa ngantuk berlebihan pada siang hari. Hal ini sisebabkan oleh disfungsi mekanisme otak yang mengendalikan waktu tidur dan bangun.

Post By : Jagobola.com

About jagoanbola

Check Also

Acuhkan Teriakan Warga, Asep Tewas Tertabrak Kereta Api di Tebet

Acuhkan Teriakan Warga, Asep Tewas Tertabrak Kereta Api di Tebet JAKARTA – Masyarakat Bukit Duri ...