Home / News / Pasang Mesin Jazz di Mini Klasik Tak Semudah Dibayangkan

Pasang Mesin Jazz di Mini Klasik Tak Semudah Dibayangkan

Pasang Mesin Jazz di Mini Klasik Tak Semudah Dibayangkan

Mini lawas lansiran 1966 milik Herman Yusuf.

Untuk mendapatkan kenyamanan mobil modern, pemilik mobil klasik biasanya mengganti mesinnya dengan mobil modern. Salah satu contohnya seperti yang dilakukan salah seorang anggota Jakarta Morris Club (JMC) Herman Jusuf terhadap Mini Cooper miliknya.

Herman diketahui menggunakan mesin mobil Honda Jazz pada Austin Mini lansiran 1966. Tujuannya agar mobil bisa dipasangi alat pengatur suhu atau air conditioner (AC) dan tidak mudah mogok saat digunakan.

Herman membeli mesin Jazz hasil kreasi superfastmini.com, produsen mesin modifikasi asal Amerika Serikat. Superfastmini.com memanfaatkan mesin dari mobil pabrikan Jepang untuk dipasang di Mini.

Mesin kreasi superfastmini.com sudah dilengkapi frame. Sehingga pembeli bisa tinggal memasang mesin tersebut ke ruang mesin secara “plug and play”.

Mesin Honda Jazz yang terpasang di Mini lawas lansiran 1966 milik Herman Yusuf.

Namun proses pemasangan mesin ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Salah seorang rekan Herman yang membantu pemasangan mesin, Prima Tirta menceritakan rumitnya proses tersebut hingga memakan waktu berbulan-bulan.

“Waktu itu proses pemasangannya 2-3 bulan,” kata Prima kepada Kompas.com, Senin (19/2/2018).

Menurut Prima, rumitnya pemasangan mesin disebabkan superfastmini.com sengaja tak memberikan buku petunjuk. Sehingga cukup sulit untuk mencocokan kabel maupun komponen dari mesin yang nantinya akan menggerakan mobil.

“Tapi karena kita dibantu mekanik yang biasa menangani mesin Honda, akhirnya mesin bisa terpasang juga,” ucap Prima.

Harga maupun biaya untuk mendatangkan mesin buatan superfastmini.com ke Indonesia mencapai sekitar Rp 150 juta. Sepengetahuan Prima, sampai sejauh ini belum ada kreator mesin modifikasi lokal yang memanfaatkan mesin mobil modern untuk dipakai khusus ke Mini. Hal inilah yang membuat Herman memutuskan membeli mesin dari AS.

Post By : Jagobola.com

About jagoanbola

Check Also

Sandiaga Uno Belum Pasti Hadiri Reuni Akbar 212

Sandiaga Uno Belum Pasti Hadiri Reuni Akbar 212 TEMANGGUNG – Calon Wakil Presiden nomer urut ...