Home / News / Kemenperin Terkejut dengan Hasil Riset Mobil Listrik oleh 6 PTN

Kemenperin Terkejut dengan Hasil Riset Mobil Listrik oleh 6 PTN

Kemenperin Terkejut dengan Hasil Riset Mobil Listrik oleh 6 PTN

JAKARTA – Pemerintah lewat Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sudah merajut kerja sama penelitian mendalam dengan enam perguruan tinggi negeri (PTN) berkaitan gagasan peningkatan mobil listrik di Tanah Air.

Berdasar pada info Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, hasil riset PTN itu akan diterbitkan bulan Agustus ini. ” Akhirnya mengagumkan, mengagetkan, cakep banget, tidak ada penelitian didunia yang semacam ini, ” papar Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, serta Alat Pertahanan, Kemenperin, Putu Juli Ardika waktu bicara tentang perubahan regulasi mobil listrik, Jumat (10/8/2018).

Berdasar pada hasil penelitian enam PTN, tampak jika uji hasil awal tehnologi hybrid & plug-in hybrid electrified vehicle tunjukkan dampak pengurangan yang berarti pada mengkonsumsi bahan bakar serta emisi CO2 dibanding mobil internal combustion engine (ICE).

Disebutkan Putu Juli Ardika, untuk plug-in hybrid dapat mengirit bahan bakar sampai 82%. Sedang tehnologi hybrid memotong bahan bakar sampai 55%.

” Lantas, topik umum untuk tehnologi transportasi hari esok merupakan keperluan buat pemakaian akhir elektrifikasi menjadi langkah tingkatkan efisiensi daya serta kurangi emisi karbon, ” tuturnya.

Setelah itu, papar dia, untuk memperluas produksi nasional serta daya saing Indonesia, industri automotif mesti menyesuaikan tehnologi kendaraan sama dengan trend global tehnologi.

Putu Juli Ardika juga menyampaikan, team penelitian ini telah mengkalkulasi berapakah insentif untuk pajak dan sebagainya untuk peningkatan mobil listrik di Indonesia. ” Jika ingin ke kendaraan plug-in hybrid itu telah dihitung-hitung juga berapakah diberi insentif untuk pajak. Wah itu mengagumkan deh, ” pujinya pada hasil penelitian yang dikerjakan enam PTN itu.

Awal mulanya diberitakan, Menperin optimis pada Agustus ini Ketentuan Presiden mengenai Program Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik untuk Transportasi Jalan akan launching. Kebijakan ini menyangkut besaran bea masuk serta PPnBM (pajak bertambahnya nilai untuk barang elegan) buat kendaraan listrik.

Tentang penelitian tehnologi mobil listrik, beberapa pabrikan seperti Mitsubishi serta Toyota sudah menyerahkan beberapa kendaraan listrik pada Kemenperin untuk kepentingan penelitian. Harapannya, pemerintah dapat selekasnya memastikan regulasi mobil listrik nasional.

 Post By : Jagobola.com

About jagoanbola

Check Also

Kemenkeu Targetkan Rp20 Triliun Untuk Penjualan SUN

Kemenkeu Targetkan Rp20 Triliun Untuk Penjualan SUN JAKARTA – Direktorat Jenderal Pembiayaan serta Pengendalian Kemungkinan ...