Home / News / Harga RX King Sulit Diukur

Harga RX King Sulit Diukur

Harga RX King Sulit Diukur

Salah satu Yamaha RX King. RX King merupakan salah satu motor lawas yang banyak digemari dan belakangan banyak diburu penggemarnya.

Yamaha RX King belakangan kembali menjadi buruan sebagian pecinta sepeda motor. Kondisi ini membuat harganya menjadi mahal.

Namun mahalnya harga RX King ternyata tidak menarik minat semua diler motor bekas untuk menjualnya. Dari lima diler di Depok, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur yang didatangi Kompas.com, empat menyatakan enggan menjual RX King, salah satunya karena sulitnya mengukur harga jual motor tersebut.

Teming, pemilik diler motkas Tria Motor di Sukmajaya, Depok menilai RX King sudah masuk dalam golongan motor lawas yang tak memiliki ukuran harga yang jelas. RX King dinilai tidak masuk dalam golongan motor yang harganya masuk dalam hitung-hitungan usaha jual beli motor bekas.

“King sama seperti Vespa, kita tidak tahu ukuran harganya. Kadang-kadang ada yang tinggi, ada yang murah. Makanya King banyak, tapi saya tidak mau beli,” kata Teming saat ditemui, Rabu (31/1/2018).

Salah satu Ninja 2 Tak tipe RR yang dijual di diler motor bekas Sukses Motor di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (31/1/2018).

Kondisi berbeda disebut Teming terjadi pada Kawasaki Ninja 150 alias Ninja 2-Tak. Seperti RX King, Teming menyebut Ninja 2-Tak merupakan motor stop produksi yang mulai ramai dicari.

Namun tidak seperti RX King, Teming menyebut harga Ninja 2-Tak lebih mudah diukur. Sebab Ninja-Tak baru dihentikan produksinya pada 2015. Karena itu Teming masih mau membeli dan menjual motor tersebut.

“Misal untuk yang tahun 2013, Ninja yang tipe R harganya Rp 21-an juta. Sedangkan yang RR Rp 25-an juta,” ucap Teming.

Beberapa motor Yamaha RX King yang dijual di diler motor bekas Yanto Motor, Pancoran Mas, Depok, Rabu (31/1/2018).

Selain sulitnya mengukur harga, keengganan diler motkas menjual RX King juga dipengaruhi tidak masuknya motor tersebut dalam batas usia pemakaian ideal.

Kawoh, seorang tenaga pemasaran di diler mokas Sukses Motor, Pasar Rebo, Jakarta Timur menyatakan diler mokas kini banyak yang menerima pembelian lewat skema kredit. Dalam skema ini, diler bekerja sama dengan perusahaan leasing.

Menurut Kawoh, perusahaan leasing melarang diler menerima dan menjual motor yang usia pakainya sudah lebih dari lima tahun. Jika dihitung ke belakang dari tahun 2018, maka motor dengan usia pakai paling lama yang boleh dibeli dan dijual adalah produksi tahun 2013.

RX King merupakan motor yang sudah stop produksi sejak 2009. Kondisi ini yang membuat diler motor bekas yang bekerja sama dengan leasing tidak bisa menjualnya.

“King tidak masuk hitung-hitungannya di leasing. Makanya kita ambil yang bisa dikredit saja tahun 2013 ke atas,” ujar Kawoh.

Post By : Jagobola.com

About jagoanbola

Check Also

Ini Tampang VW Scirocco Terbaru yang Siap Diperkenalkan April 2018

Ini Tampang VW Scirocco Terbaru yang Siap Diperkenalkan April 2018 Setelah melakukan penyegaran pada mobil ...