Home / News / Gerebek Gudang Pengoplos Gas Bersubsidi, Polisi Bekuk Sigun

Gerebek Gudang Pengoplos Gas Bersubsidi, Polisi Bekuk Sigun

Gerebek Gudang Pengoplos Gas Bersubsidi, Polisi Bekuk Sigun

TANGERANG – Gudang pengoplos gas bersubsidi di Perumahan Bumi Indah Babak 5, Jalan Ekalistus 6, Blok LJ/07, RT08/07, Desa Sukamantri, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, digerebek polisi.

Seseorang pemilik gudang bernama Sigun Prastiyo (50), sukses diciduk polisi. Terkecuali mengamankan aktor, polisi juga mengamankan beberapa tanda bukti, seperti beberapa puluh tabung gas.

Kapolresta Tangerang Kabupaten Kombes Pol Sabilul Alif menyampaikan, tindakan Sigun baru tersingkap sesudah satu tahun beroperasi atas laporan dari warga seputar yang resah dengan praktek pengoplosan gas.

” Laporan warga ini dilakukan tindakan dengan dibikin team spesial, serta akhirnya nyatanya benar, rumah Sigun jadikan gudang pengoplos gas subsidi, ” kata Sabilul pada wartawan, Jumat (13/7/2018).

Diterangkan dia, penggerebekan dikerjakan dengan beberapa warga pada Kamis 12 Juli 2018. Waktu digerebek, aktor Sigun tengah lakukan pengoplosan gas 3 Kg ke tabung gas 12 Kg di tempat tinggalnya.

” Ketika memindahkan isi tabung gas 3 Kg ke tabung gas 12 Kg, aktor segera di tangkap tanpa ada lakukan perlawanan. Tindakan aktor ini tidak cuma dilarang serta tanpa ada izin, namun juga beresiko, ” tuturnya.

Kapolsek Pasar Kemis Kompol Didid Imawan memberikan, pengungkapan itu berawal dari laporan warga, pada Senin 9 Juli 2018, seputar 19. 00 WIB, jika ada praktek pengoplosan gas bersubsidi.

” Info itu diteruskan petugas Unit Reskrim Polsek Pasar Kemis, dengan lakukan penyelidikan. Setelah itu, pada Kamis 12 Juli, petugas reskrim segera lakukan penangkapan, ” tuturnya.

Waktu dikerjakan penangkapan, aktor tengah lakukan perpindahan isi tabung gas 3 Kg ke tabung gas 12 Kg. Setelah itu, aktor serta tanda bukti tabung gas diambil alih dari tempat peristiwa.

” Aktor memindahkan isi tabung gas 3 Kg ke tabung gas 12 Kg nonsubsidi lewat cara menggunakan selang yang ada regulatornya, dari 4 tabung gas 3 Kg ke satu tabung gas 12 Kg, ” sambung Didid.

Dari penggerebekan itu, petugas sukses mengambil alih 44 tabung gas 12 Kg yang telah dioplos, 26 tabung gas 12 Kg kosong, 149 tabung gas 3 Kg kosong, 4 selang regulator, 1500 segel merah, serta yang lain.

Aktor dijerat Masalah 53 jo Masalah 55 UU No. 22 th. 2011 mengenai Migas, Masalah 62 ayat 1 UU No. I th. 1999 mengenai Pelindungan Customer, serta Masalah 32 ayat 2 jo Masalah 30 UU No. 2 Th. 1981.

” Aktor dijerat padal berlapis mengenai migas, perlindungan customer, serta metrologi legal dengan ancaman hukuman Pidana 5 th. penjara, serta denda Rp50 Miliar. Aktor sudah dipenjara, ” tukasnya.

 Post By : Jagobola.com

About jagoanbola

Check Also

Osteoarthritis Bisa Terjadi di Hampir Semua Persendian Tubuh

Osteoarthritis Bisa Terjadi di Hampir Semua Persendian Tubuh JAKARTA – Penyakit osteoarthritis begitu berkaitan masalah pada ...