Home / News / Ekonomi / Biar Negara Tak Rugi, Investor Diminta Pilih Pialang Nasional

Biar Negara Tak Rugi, Investor Diminta Pilih Pialang Nasional

Biar Negara Tak Rugi, Investor Diminta Pilih Pialang Nasional

YOGYAKARTA – Penduduk diimbau waspada bila ingin menanam saham ke perusahaan investasi. Yakinkan jika perusahaan investasti yang diambil merupakan perusahaan nasional sah yang tercatat.

Diluar itu, penduduk juga diimbau tidak untuk memberikan invetasi pada perusahaan diluar negeri karena hal seperti ini punya potensi merugikan negara. Direktur PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Agung Rihayanto menyebutkan sekarang ini banyak broker ilegal yang beroperasi. Mereka membidik calon nasabah serta membawa dana nasabahnya ke perusahaan luar negeri.

“Broker ileggal ini adalah perpanjangan tangan perusahaan asing. Dana nasabah mereka bawa serta untuk bertransaksi dengan perusahaan luar negeri,” terangnya waktu bicara dalam Media workshop Peranan PT Bursa Berjangka Jakarta serta PT Kliring Berjangka Indonesia dalam Industri Perdagangan Berjangka Komoditi di Gedung Rifan Financindo Berjangka (RFB), Kompleks Malioboro City, Yogyakarta, Sabtu (11/08/2018).

Dia menyampaikan, bila dana penduduk dibawa bertransaksi ke perusahaan diluar negeri, karena itu hal seperti ini akan merugikan negara. Negara akan tidak memperoleh pemasukan pajak, diluar itu akan tutup kemampuan terbukanya lapangan kerja.

“Walau demikian yang penting merupakan penduduk mesti memahami benar sebelum terjun dalam investasi di perdagangan komoditas berjangka ini. Walau kemampuan keuntungannya tinggi sekali akan tetapi juga high risk,” terangnya.

Menurut Agung di beberapa perusahaan investasi edukasi serta pandangan pada nasabah masih tetap minim. Mengakibatkan banyak nasabah yang terasa rugi waktu investasinya turun. Agung memberi beberapa panduan buat penduduk atau calon nasabah yang ingin menginvestasikan dana di perdagangan berjangka. “Tekuni benar skema kerjanya karena ini beresiko tinggi. Diluar itu pilih perusahaan pialang nasional sah yang telah lama serta memiliki pengalaman,” tuturnya.

Selain itu Kepala Divisi Investasi ursa Berjangka Jakarta (BBJ) Lukas Louw juga membawa penduduk untuk memberikan dananya di perdagangan berjangka yang dikelola kantor pialang nasional. Lukas mengaku jika invetasi di perdagangan berjangka belum juga jadi pilihan penduduk serta masih tetap kalah bila dibanding jenis inventasi yang lain.

“Jumlahnya transaksi masih tetap kecil, dalam enam bulan paling akhir BBJ mencacat transaksi baru 700 beberapa ribu lot. Di banding Malaysia jumlahnya ini jauh, dalam satu bulan mereka dapat mencatatkan 1 juta lot spesial untuk komoditas CPO saja,” teragnya.

Kurangnya minat penduduk ini menurut Lukas banyak di pengaruhi oleh pandangan di penduduk yang kurang mengenai investasi di perdagangan berjangka. Diluar itu juga di pengaruhi unsur resiko yang tinggi walau sebetulnya ivestasi ini dapat tawarkan beberapa keunggulan serta keuntungan yang tinggi juga.

Awal mulanya waktu pembukaan kantor cabang PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) waktu lalu Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) Stephanus Paulus Lumintang juga memperingatkan penduduk untuk jeli dalam pilih perusahaan investasi. Menurut dia banyak perusahaan investasi ilegal yang beroperasi. Bahkan juga Paulus menyebutkan di Kota Yogya banyak pialang ilegal.

Dalam peluang itu Paulus memohon penduduk jeli bila ingin berinvestasi, pilih perusahaan yang betul-betul kredibel serta tercatat dengan sah seperti PT RFB. Menurut Paulus, RFB sukses tempati tempat perusahaan pialang berjangka terunggul di posisi pertama dalam Top 5 Pilang berjangka. “Pilih perusahaan yang legalitasnya jelas,” tegasnya.

 Post By : Jagobola.com

About jagoanbola

Check Also

Palsukan Oli, Pemilik Bengkel Belajar Secara Otodidak

Palsukan Oli, Pemilik Bengkel Belajar Secara Otodidak JAKARTA – Pengoplos oli dalam suatu bengkel Jalan ...