Home / Berita Bola / Generasi Emas Belgia Tidak Cukup untuk Capai Trofi Piala Dunia

Generasi Emas Belgia Tidak Cukup untuk Capai Trofi Piala Dunia

Generasi Emas Belgia Tidak Cukup untuk Capai Trofi Piala Dunia

Saint Petersburg – Belgia tersingkir dari Piala Dunia 2018 selesai ditaklukkan Prancis. Mempunyai generasi emas bukanlah modal yang cukup untuk jadi juara dunia.

Belgia menyerah 0-1 di tangan Prancis pada semi final Piala Dunia 2018. Dalam kompetisi di Saint Petersburg, Rabu (11/7/2018) awal hari WIB, gawang Thibaut Courtois dibobol Samuel Umtiti serta tidak dapat membalasnya.

Kekalahan itu hentikan ambisi Belgia yang disebut-sebut mempunyai generasi emas, sebutan yang nampak mulai sejak 2016, untuk jadi juara Piala Dunia 2018. Diatas kertas, Belgia jadi team dengan posisi terunggul di sesi perempatfinal ini, dengan berada di posisi ke-3 dunia. Posisi pertama FIFA dihuni Jerman serta Brasil.

Belgia memanglah mempunyai pemain-pemain mentereng. Sepuluh dari starting XI Belgia di isi pemain-pemain Premier League. Hanya Axel Witsel yang tampak di liga lainnya dengan berhimpun bersama dengan Tianjin Quanjian.

Pada starter Belgia di isi striker Manchester United Romelu Lukaku, pemain terunggul Chelsea tiga musim beruntun Eden Hazard, juga Premier League 2018 Playmaker of The Year Kevin De Bruyne.

Di lini belakang, Belgia mempunyai duet Jan Vertonghen serta Toby Alderweireld, juga didukung oleh pemain kenyang pengalaman Vincent Kompany. Di pertahanan paling akhir, Belgia mempunyai penjaga gawang Chelsea Thibaut Courtois.

Kegagalan capai final itu bikin generasi emas Belgia belumlah sukses mencapai trofi. Di Piala Eropa 2016, Belgia tersingkir di sesi perempatfinal sesudah ditaklukkan Wales 1-3.

Kekalahan dari Prancis itu juga hentikan rekor tetap menang di Piala Dunia 2018. The Red Devils laju ke sesi semi final dengan menaklukkan Tunisia, Panama, Inggris, Jepang, serta Brasil. Kekalahan tersebutu juga jadi yang pertama mulai sejak September 2016.

Namun sekurang-kurangnya, capaian di Piala Dunia 2018 dengan hingga di sesi semi final ini, telah jadi pencapaian sangat sip sesudah th. 2000-an. Sekali hingga di sesi 16 besar (2002), dua perhelatan selanjutnya mereka justru tidak lolos kwalifikasi (2006 serta 2010), lalu capai perempatfinal pada 2014.

Post By : JagoBola.com

About jagoanbola

Check Also

Florenzi Selamatkan Serigala dari Kekalahan

Florenzi Selamatkan Serigala dari Kekalahan Jakarta – AS Roma selamat dari kekalahan waktu berkunjung ke ...